Jumat, 27 Januari 2012

Raymond, you'll never walk... (alone)

oke, jadi sesuai judul di atas gw akan bercerita tentang seseorang yg entah apakah dia orang atau bukan...

Judulnya bertuliskan "Raymond, you'll never walk (alone)" yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia maka akan menjadi: "Raymond, kamu ga akan pernah berjalan (sendiri)"

Jadi udah tau kan siapa yang akan gw ceritain? yodah kalo udah tau pergi sono lu, ngapain baca2 lagi...

Namanya ada Raymond (nama panjang nya gajelas banget jadi gw ga akan tulis nama lengkapnya), umurnya? ngakunya sih 16tahun... tapi gw masih curiga, secara tampangnya madesu banget.

Pasti anda sekalian bingung kan seperti apa tampang sang madesu ini?
Berikut ini cuplikan foto-foto yang berhasil kami tangkap dengan mengorbankan kira-kira 3fotografer handal meninggal dalam proses pemotretannya...


ya, seperti yang anda sudah liat... Saya memaklumi kalau misalnya mata anda berkunang-kunang atau perut anda serasa mulas, hal-hal tersebut merupakan suatu gejala-gejala yang wajar bagi orang yang baru pertama kali melihat tampang madesu sejati...

Tapi apa yang terjadi sekarang? Raymond memutuskan untuk pergi meninggalkan teman-teman  yang membencinya dan pergi ke Malaysia...
Saya juga tidak tahu alasan apa yang membuat dia mengambil tindakan nekat seperti itu, apakah dia menerima kontrak untuk bermain dalam film upin-ipin? ataukah dia mau balas dendam terhadap malinngsia dan membuat orang-orang disana mules dengan tampang madesunya?? entahlah...
Semuanya hanya lah menjadi misteri...

Mungkin kita berpisah jauh, tetapi ingatlah ini Raymond... Meskipun engkau jauh dari kami, kami tetap akan mengingat semua kenangan indah bersama mu, seperti . . . . . . . . sial gw lupa....

Minggu, 15 Januari 2012

Upin-Ipin ternyata benar benar Ada!!!

Tahukah anda, ternyata Upin Ipin itu benar-benar ada lho!!!

Tanpa basa-basi lagi, berikut ini sang upin ipin


Guru Go-Blog!

itulah judul seminar yg diadakan oleh departemen pendidikan.

Maksud judul seminar di atas adalah mengajak para guru untuk memanfaatkan fasilitas internet (blog) untuk memajukan pendidikan, tapi jadinya malah miris...


Mengapakah bisa terjadi sedemikian suram begini?
Apakah guru-guru memang tidak layak untuk mengenal teknologi.
Ataukah panitia nya yang goblog???
Marilah kita tanya pada rumput yang bergoyang ...